Skip to main content

Penipuan Go-jek Terhadap Para Drivernya

Sumber: Google

Azas Tigor Nainggolan pengamat Transportasi Angkat suara terkait penyedia angkutan online mengenai ditangkapnya emapa driver Go-jek karena melakukan order fiktif.

Menurut Tigor sendiri hal tersebut terjadi lantaran setiap driver dipaksa kerja secara sistematis. Tidak hanya itu Tigor juga mengatakan bahwa penipuan telah di lakukan oleh aplikator dengan menjajikan para driver bonus dengan cara point yang diperoleh para driver.

"Bonus-bonus itu menipu driver. Driver ditipu untuk mengejar target. Driver dipaksa bekerja untuk mengejar target supaya poinnya dapat dulu makanya banyak yang menempuh jalan pintas seperti ini,"  jelas Tigor kepada AKURAT.CO Rabu (13/2/2019).

Karena janji bonus tersebutlah para driver mengejar bonus demi yang dijanjikan demi memenuhi kebutuhan hidup mereka.

"Pendapatan mereka itu rendah sekali. Hanya Rp 1.100 per kilo meter. akhirnya mereka mengejar bonus," beber Tigor.

Untuk mendapatkan bonus kata Tigor bukan sebuah pekerjaan mudah, sebab bonus bisa dicairkan aplikator apabila para driver berhasil mendapat 30 point dalam sehari.

Hitung-hitungnya, driver diberi setengah poin dalam sekali order. Artinya untuk mendapat 30 poin, driver secara tak langsung dipaksa mendapatkan 60 order dalam sehari.

"Untuk mendapatkan bonus itu poinnya harus tinggi. 30 poin jadi sekali order itu setengah point jadi pengemudi harus dapat 60 order baru bisa dapat bonus," ucap Tigor.

Di Jakarta dengan segala persoalan kemacetannya Tigor pesimis bila dalam setengah jam diriver bisa mendapatkan lebih dari dua order. Maka untuk mendapatkan 60 order, diriver dipaksa bekerja 30 jam dalam sehari.

"Bayangin kalu satu order setengah jam aja. itu butuh 30 jam untuk dapatkan 60 order. Masa mereka sehari kerja 30 jam. Driver dipaksa bekerja secara sistematis," sesal Tigor.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku penipuan order fiktif ojek online. Empat sekawan ini bersekongkol meraup keuntungan dengan cara curang.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari pihak Gojek. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan, keempat pelaku ini berinsial RP, JA, RW dan KA tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.

"Dia dalam suatu rumah mengoperasikan suatu alat komunikasi, ada di Jelambar, Jakbar kita temukan 4 pelaku ini, mereka sedang lakukan kegiatan penipuan," kata Argo Rabu(13/2/2019).

Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Kinerja BNI Ambon

Sumber: Google Bank Nasional Indonesia  ( BNI ) di Provinsi Maluku Cabang  Ambon  melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Guna meningkatkan ekspansi kredit  serta untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi jaringan kantor Bank Nasional Indonesia ( BNI ) di Provinsi Maluku Cabang Ambon . Kunjungan  BNI  cabang  Ambon  tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Kakanwil mengucapkan selamat datang dan atas perkenannya Direktur Kredit  BNI  mengunjungi Kanwil Kemenkumham Maluku. Adapun maksud dan tujuan Direktur Kredit  BNI  ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Maluku mengingat salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat yakni adanya kerjasama dengan notaris, mengingat notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku, ungkap Direktur Kredit  BNI...

Desak KPK Di Sidang MPR Bamsoet Meminta KPK Tuntaskan Kasus Century

Sumber : Goegle Bambang Soesatyo Pada saat memberi sambutan di Sidang Tahunan MPR RI, Bamsoet Desak KPK Tuntaskan Kasus Bank Century,  Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Bamsoet meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal Bank Century. Sebagai inisiator Hak Angket Century saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.  Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini ( kasus Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya. Karenanya, Bamsoet juga mendukung niatan S BY  menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.  "Kita mendukung langkah SBY menarik ini ke ranah hukum," ucap Bam...

Erick Thohir Mengajak Kaum Milenial Menggunakan Hak Suara Dengan Cerdas

Sumber: Google Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin yang dipimpin oleh Erick Thohir mengajak untuk kaum generasi milenial agar menggunakan hak suara dengan benar, dan tidak masuk golongan putih (golput) pada pemilihan umum yang akan mendatang nanti. Erick Thohir menjelaskan bahwa kaum milenial yang memiliki hak suara dan sekaligus memiliki optimisme dalam menatap masa depan bangsa tidak golput pada pemilu 2019 dan ikut memilih calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma'ruf Amin .  "Kita sudah dan sering turun untuk menyampaikan kepada millenials bahwa mereka ini kelompok yang optimis dan confidence. Dan saya yakin bahwa keraguan keraguan mereka untuk golput untuk memilih akan terus berkurang setelah memberikan pemahaman bahwa Jokowi-Amin merupakan pilihan tepat," kata Erick Thohir , di Jakarta, Rabu (13/2/2019). Erick Thohir juga menjelaskan bahwa TKN sedang melakukan pendekatan pada kaum milenial yang jumlahnya hampir 58 pers...